May 29, 2020

Doa Agar Terbebas/Bisa Melunasi Hutang (Do'a Ke-1)


اَللَّهُمَّ اكْفِنِيْ بِحَلاَلِكَ عَنْ حَرَامِكَ وَأَغْنِنِيْ بِفَضْلِكَ عَمَّنْ سِوَاكَ


Allaahummakfinii bihalaalika 'an haroomika, wa aghninii bifadhlika 'amman siwaak.

"Ya Allah, cukupilah aku dengan rezeki-Mu yang halal (hingga aku terhindar) dari yang haram. Jadikanlah aku kaya dengan karunia-Mu (hingga aku tidak minta) kepada selain-Mu".

(HR. Abdullah bin Ahmad dalam Zawa-idul Musnad No. 1319; At-Tirmidzi No. 3563 dan Al-Hakim 1/537. At-Tirmidzi mengatakannya sebagai hadis hasan, dan dihasankan pula oleh Syaikh Al-Albani. Sedangkan Al-Hakim mensahihkannya).


May 27, 2020

Nafkahi Keluarga, Jangan Pelit Terhadap Mereka


أَعْظَمُهَا أَجْرًا الَّذِى أَنْفَقْتَهُ عَلَى أَهْلِكَ


Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

"Yang paling besar pahalanya adalah dinar yang kamu nafkahkan untuk keluargamu.” (HR. Muslim no. 995).

Saudaraku, renungi hadits diatas selengkapnya, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,“Satu dinar yang engkau keluarkan di jalan Allah, lalu satu dinar yang engkau keluarkan untuk memerdekakan seorang budak, lalu satu dinar yang engkau keluarkan untuk orang miskin, dan satu dinar yang engkau nafkahkan untuk keluargamu maka pahalanya lebih besar adalah dinar yang engkau keluarkan untuk menafkahi keluargamu.” (HR. Muslim no. 995).

Saudaraku, Sebagian orang ketika bersedekah untuk fakir miskin atau yang lainnya maka mereka merasa itu adalah sedekah yang terbaik. Adapun ketika menafkahi keluarga maka seakan-akan perbuatan mereka itu kurang berarti, padahal memberi nafkah kepada keluarga hukumnya wajib dan bersedekah kepada fakir miskin hukumnya sunnah.

Saudaraku, jangan pelit dan perhitungan ketika menafkahi keluarga terutama istri, anak, lebih lagi anak perempuan seperti yang pernah kita jelaskan pada hadits yang lalu.

Semoga Bermanfaat, Barakallah Fiikum

 HR. Muslim, No : 995

May 15, 2020

Anjuran Begadang Disepuluh Malam Terakhir Ramadhan


كَانَ النَّبِىُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا دَخَلَ الْعَشْرُ... وَأَحْيَا لَيْلَهُ...


Aisyah radhiyallahu ‘anha berkata,

“Adalah Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, bila sepuluh malam terakhir telah masuk,...Beliau menghidupkan malamnya,...” (HR. Bukhari, no. 2024)

Saudaraku, Hadits diatas menunjukkan bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak tidur, Beliau Begadang di 10 malam terakhir, andaikan Beliau tidur akan tetapi durasi tidurnya sangatlah sedikit. Kenapa itu Beliau lakukan? Karena ingin mengharapkan kemulian dan keberkahan malam lailatul qodar.

Saudaraku, ibadah yang paling direkomendasi untuk dikerjakan dimalam-malam tersebut adalah, shalat 5 waktu terkhusus isya dan subuh berjama’ah, shalat teraweh berjama’ah dan baca Al-qur’an minimal 100 ayat karena 3 Ibadah ini berpahala shalat semalam suntuk. Dan isi dengan amal shaleh lainnya seperti i’tikaf, do’a, zikir, shodaqoh dll.

 HR. Bukhari, No : 2024