Jan 27, 2017

Beriman kepada Takdir

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

بِسْــــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم

أَعُوْذُ بِا للّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ

Pengajian di Rafles Hill, Tanggal 21/01/17
by: Ust.Abu Yahya Badrussalam

Beriman kepada Takdir, akan menjadikan kita:
yakin bahwa segala sesuai kehendak Alloh.
1.
2. kesabaran
3. prasangka baik kepada Alloh
4. semangat mencari takdir yg baik
5. menyempurnakan iman kepada Alloh
6. tidak putus asa krn segala sesuatu sudah kehendak Alloh
7. mencakup martabat takdir:
    1). al ilmu, ilmu Alloh yg mengetahui apa yg akan terjadi
    2). alkitabah, Alloh telah mecatat 50rb tahun sebelum Alloh ciptakan langit dan bumi
    3). almasiah / kehendak.
         1.masiah kauniah kodariah, kehendak Alloh utk menjadi sesuatu namun tdk menimbulkan keridhoan Nya, biasanya tdk bisa dihindari.
         2. masiah sariah diniah, kehendak yg berhubung dgn ridho Alloh
     4). Alloh menciptakan segala sesuatu. menciptakan kamu dan perbuatan kamu.

*) kehendak dan perintah dlm quran ada 2: kauniah dan diniah.

     5). menetapkan adanya hikmah dlm perbuatan dan ...
*)hikmah: tujuan

(mohon maaf karena ngetiknya tidak secepat dgn keyboard fisik jadi sering ketinggalan dan malah lupa)
Namun ada rekaman suaranya untuk review bersama.

link download rekaman suara:
https://drive.google.com/file/d/0ByNQPJdAEjyzUzZCSTBmTVZDc0U/view?usp=drivesdk

ﺑَﺎﺭَﻙَ ﺍﻟﻠﻪُ ﻓِﻴْﻜُﻢ

وَ السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Jan 17, 2017

Memos

090117 8.30 Futintum --> cobaan

170117 18.00 Fulanfukhu  --> apakah dr kata Fatanfukhu? --> lalu / maka engkau tiup

250217 05.00 sukisu wala ukhtilu  -->

Syuqifu al ahzab:61

170317 10.00 Al- Quran surat Al- Jatsiyah 23 : “...ila hahu hawa hu.."

210317 09.15 "Qordhon Khasanan"
QS Albaqoroh245 dan or Al Hadid:11
kita akan temukan ayat-ayat tentang “memberi pinjaman ini” yang kesemuanya menunjukkan amalan yang istimewa dan kedudukan yang tinggi disisi ALLAH bagi para pelakunya, diantaranya dalam surah al-baqarah (2) :245 ; al-maidah (5): 12 ; al-hadid (57) :11 ; at-taghabun (64):17 ; al-muzammil (73) :20.

22/03/17 10.06 sakhiftum

290317 jam 6.30 (Fi manakibiha)
Jelajahilah Seluruh Penjuru Bumi
(067:015)
huwal-ladzi ja'ala lakumulardho dzalulan
famsyu fi manakibiha
wa kulu mir rizqih(i)
wa ilaihin-nusur(u)
Daialah yang menjadikan bumi untuk kamu yang mudah dijelajahi,
maka jelajahilah di segala penjurunya,
dan makanlah sebagian dari rezeki-Nya.
Dan hanya kepada-Nyalah kamu (kembali setelah) dibangunkan.
(QS 67 Surah Al Mulk ayat 15)

290317 jam Kuluu wasrobbu
Allah SWT. Menyatakan dalam surat  Al-A’rof ayat 31 “ kuluu wasrobu  wala tusrifu innahu la yuhibul musrifin” artinya: makan dan minumlah tetapi jangan berlebihan, sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebih-lebihan”.

Jan 14, 2017

Tauhid Rububiyah dan Tauhid Uluhiyah

Ceramah agama Islam
oleh: Ustadz Ahmad Zainuddin, Lc.

Berikut ini adalah rekaman ceramah agama dan kajian Islam yang disiaran live di Radio Rodja dan Rodja TV pada Rabu, 22 Al-Muharram 1437 / 4 November 2015.
Disampaikan oleh Ustadz Ahmad Zainuddin dengan pembahasan “Tauhid Rububiyah dan Tauhid Uluhiyah“.

Ringkasan Ceramah Agama Islam: Tauhid Rububiyah dan Tauhid Uluhiyah

Beriman terhadap tauhid rububiyyah dan tauhid uluhiyyah merupakan salah satu implementasi dan kosekuensi keimanan kita kepada Allah Ta’ala. Karena di antara kewajiban kita sebagai seorang manusia adalah meyakini bahwa Allah lah pencipta segala yang ada di langit dan di bumi. Dan kita juga diharuskan untuk beribadah hanya kepadaNya.

Para ulama telah menjelaskan tentang makna tauhid rububiyah. Tauhid rububiyah adalah keyakinan bahwa tidak ada pencipta kecuali Allah, dan Allah lah satu-satunya yang mencipta, mengatur, menghidupkan, mematikan, memberikan rezeki kepada makhluk-makhluk yang ada di langit dan di bumi.

Jadi, tatkala seseorang mengaku beriman kepada Allah, berarti dia harus meyakini bahwa hanya Allah sajalah satu-satunya yang menciptakan, mengatur, dan memberikan rezeki di alam ini.

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

اللَّهُ الَّذِي خَلَقَكُمْ ثُمَّ رَزَقَكُمْ ثُمَّ يُمِيتُكُمْ ثُمَّ يُحْيِيكُمْ هَلْ مِن شُرَكَائِكُم مَّن يَفْعَلُ مِن ذَلِكُم مِّن شَيْءٍ سُبْحَانَهُ وَتَعَالَى عَمَّا يُشْرِكُوْنَ

“Allahlah yang menciptakan kamu, kemudian memberimu rezki, kemudian mematikanmu, kemudian menghidupkanmu (kembali). Adakah di antara yang kamu sekutukan dengan Allah itu yang dapat berbuat sesuatu dari yang demikian itu? Maha Sucilah Dia dan Maha Tinggi dari apa yang mereka persekutukan.” (QS Ar-Rum [30]: 40)

Sedangkan tauhid uluhiyah adalah meyakini seyakin-yakinnya bahwa Allah yang pantas untuk mendapatkan ibadah atau lebih tepatnya adalah keyakinan bahwa Allah lah satu-satunya yang berhak untuk diibadahi.

Tauhid ulihiyah ini lah yang merupakan tugas utama dan perioritas paling utama yang dilakukan oleh para rasul. Dan karena tauhid uluhiyah inilah Allah menurunkan kitab-kitabNya.

Simak lebih lanjut penjelasan tentang “Tauhid Rububiyah dan Tauhid Uluhiyah” yang disampaikan oleh Ustadz Ahmad Zainuddin dengan mendownload ceramah agama ini sekarang juga.

Download Ceramah Agama: Ustadz Ahmad Zainuddin – Tauhid Rububiyah dan Tauhid Uluhiyah
Ustadz Ahmad Zainuddin - Tauhid Rububiyah dan Tauhid Uluhiyah [ 1:42:16 | 23.31 MB ] Play in Popup | Download (1642)

mirror download: https://drive.google.com/file/d/0ByNQPJdAEjyzNVJsbTVNclRObHc/view?usp=drivesdk

Jangan lupa untuk turut membagikan link download kajian ini ke akun media sosial yang Anda miliki, baik Facebook, Twitter, Google+, atau yang lainnya.

source: https://www.radiorodja.com/?p=16944